2 Pemain Legendaris dari Sepak Bola Tehran yang Terkenal Sepanjang Masa

Tehran

Meskipun Iran bisa dibilang negara kecil yang bisa ikut berpartisipasi dalam pertandingan Piala Dunia, namun Iran memiliki beberapa saat yang tak bisa begitu mudah untuk dilupakan. Walaupun persepakbolaan di Iran ini belum mampu untuk lolos ke babak yang lebih maju, Iran sendiri akan mencoba untuk terus memperbaiki pemainnya dengan memperbaiki skor di Piala Dunia mendatang. Nah, ada beberapa pemain berbakat yang berasal dari Iran yang telah menorehkan beberapa prestasi besar untuk negara Iran.

Pertama, pemain berbakat asli dari Tehran yang bernama Hasan Roshan. Hasan Roshan dikenal sebagai tim Esteghlal Tehran. Di usianya yang masih muda yaitu di usia 17 tahun, Hasan Roshan mampu membuat dirinya masuk sebagai anggota dan menjadi salah satu pemain yang memiliki peran terpenting dalam tim tersebut. Hasan Roshan ini juga membantu timnya untuk mendapatkan gelar liga Iran yang diselenggarakan pada tahun 1975 dan Piala Hazfi yang diselenggarakan pada tahun 1977. Kemudian atas prestasi yang telah dia raih, hasan Roshan mulai bermain di kancah Internasional yaitu dia bermain dalam pertandingan Asian games pada tahun 1974 dan Piala Asia yang diselenggarakan pada tahun 1976. Hasan Roshan menjadi tokoh yang berpengaruh dalam membantu timnya untuk lolos masuk ke Pertandingan Piala Dunia yang pertama ali mereka ikuti yaitu pada tahun 1978. Memang, Hasan Roshan memiliki karir Internasional yang relatif singkat, namun Hasan Roshan sendiri sudah menjadi pemain legendaris bagi Iran.

Ali Parvin

Kedua, pemain berbakat asli Tehran lainnya yaitu bernama Ali Parvin. Ali Parvin menjadi salah satu idola terbesar yang disukai oleh warga masyarakat Iran pemain judi online. Ali Parvin sedniri bergabung dengan Club Persepolis Iran yang memegang peranan penting dalam tim tersebut. Ali Parvin menjadi kunci tim Iran yang dapat memecahkan masalah yang baru terjadi dan mampu membuat Iran lolos Piala Dunia pada tahun 1978. Selama 18 tahun Ali Parvin bergabung dengan Tim Persepolis Iran dalam membantu mengelola serta sempat menjadi presiden tim ada masa itu.

Ali Parvin banyak menorehkan prestasi tingkat internasional yang mmapu membawa persepakbolaan Iran semakin maju dengan menyabet gelar Football League Iran dan tiga Piala Hazfi serta mampu memenangkan pertandingan provinsi Tehran sebanyak lima kali dengan club yang berbeda – beda pula. Pada saat itu Ali Parvin juga mampu masuk ke pertandingan internasional dengan membantu Tim Melli dalam meraih tiga gelar utama selama empat tahun. Ali Parvin juga pernah dinobatkan sebagai pemain Asia terbaik ke – 14 dalam abad ke – 20 yang diresmikan oleh Federasi Sepak Bola Sejarah dan Statistik Internasional. Sebelumnya Ali Parvin telah sukses bertanding di Asian games yang di gelar pada tahun 1974.

Stadion Takhti Teheran: Salah Satu Stadion Terbesar di Teheran Timur, Iran
Uncategorized

Stadion Takhti Teheran: Salah Satu Stadion Terbesar di Teheran Timur, Iran

Stadion bola merupakan tempatnya para pemain bola untuk membuktikan kemampuannya sudah mumpuni atau masih perlu diberi latihan. Setiap negara pastinya memliki stadion bola – masing – masing. Bahkan di satu negara ada berbagai macam stadion bola yang tersedia. Bisa saja suatu negara memiki 5 sampai dengan 8 stadion yang dapat dipakai untuk melakukan pertandingan sepak bola.
Ada sebuah stadion yang terkenal di Iran, stadion tersebut diberi nama Takhti Teheran. Takhti Teheran merupakan stadion yang terletak Iran tepatnya di Teheran Timur yang memiliki berbagai fungsi. Walapun termasuk stadion yang multi fungsi, namun stadion ini kebanyak digunakan untuk pertandingan sepak bola. Stadion ini diresmikan sekitar tahun 1973 lalu. Stadion yang cukup besar ini mampu menampung supporter atau penonton pertandingan sepak bola yaitu sekitar 30.122 orang.

Baru – baru ini stadion Takhti Teheran ini melakukan renovasi pada bagian lapangan dan kursi, serta rumput lapangan yang baru, yang pastinya lebih baik dari rumput lapangan sebelumnya. Stadion Takhti Teheran ini disebut juga rumah bagi Naft Tehran. Stadion Takhti Teheran ini juga merupakan stadion tertutup pertama yang ada di Iran. Hal tersebut disebut juga Gholamreza Takhti.
Menurut keterangan yang ada, stadion Takhti Teheran merupakan stadion besar kelima yang ada di daerah Teheran Timur. Adanya pembangunan terhadap stadion Takhti Teheran ini dikarenakan akan digunakan untuk acara Asian Games 1974 dan disebut – sebut juga stadion Takhti Teheran ini bagian dari Takhti Sport Complex. Jahangir Darvishbani sebagai arsitek Iran – Italia, pernah bertanggung jawab atas proyek pembangunan stadion yang dimulai pada bulan Juni 1968 dalam mendukung kemajuan pembangunan stadion Takhti Teheran. Sebelumnya nama stadion di Teheran Timur ini bukan Takhti Teheran melainkan Farah Stadium. Penamaan Farah Stadium dibentuk tepat pada 3 Juni 1973 pada saat stadion ini dibuka dan diresmikan oleh agen judi online. Penamaan Farah Stadium ini digunakan sebagai penghormatan terhadap mantan Permaisuri Iran yang bernama Farah Pahlevi.

Stadion Takhti Teheran Salah Satu Stadion Terbesar di Teheran Timur, IranSetelah 2 tahun Stadion Olimpiade Munich dibuka pada tahun 1968 yang pada saat itu menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas tahun 1972, ada pengumuman dari pihak Jurnal Internasional kerangka Baucn un wohncn yang menerbitkan sebuah artikel mengenai Stadion Takhti Teheran. Isi artikel tersebut yaitu bahwa stadion Takhti Teheran ini menjadi salah satu stadion paling modern dan paling maju di dunia. Sebagai bagian dari stadion Takhti Teheran, Takhti Sport Complex menjadi fasilitas terbaik kedua di Teheran. Posisi yang pertama telah diisi oleh Azadi Sport Complex.

Stadion Takhti Teheran ini sempat digunakan sebagai tempat perlombaan Asian Games yang merupakan salah satu ajang olahraga terbesar di dunia pada tahun 1974. Nah pada tahun selanjutnya, stadion Takhti Teheran ini menjadi tuan rumah juga dalam pertandingan tim nasional sepak bola Iran. Pertandingan ini merupakan pertandingan grup antara sepak bola di Asia Tenggara dan sempat menjadi tempat pelaksanaan semi final Kejuaraan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara pada tahun 2008. Stadion Takhti Teheran ini juga sempat menjadi tempat pertandingan antara pesepak bola dalam Solidaritas Islam pada tahun 2010, namun dengan alasan tertentu pertandingan ini dibatalkan sebelum pertandingan ini dimulai.

Di tahun 2014 sampai tahun 2015 dilaksanakan juga pertandingan Piala Hazfi yang berlangsung di stadion Takhti Teheran ini. pertandingan ini dilaksanakan tepatnya pada tanggal 1 Juni 2015.

Stadion Azadi: Stadion Milik Teheran Terbesar Ke-10 di Dunia
Uncategorized

Stadion Azadi: Stadion Milik Teheran Terbesar Ke-10 di Dunia

Stadion Azadi yang berada di daerah Teheran, Iran merupakan stadion sepak bola all seater. Stadion ini awalnya bukan bernama Stadion Azadi melainkan bernama Stadion Aryamehr. Pembangunan stadion Azadi ini dirancang oleh SOM. SOM sendiri merupakan sebuah badan arsitektur, perencanaan kota, serta firma teknik yang berasal dari Amerika. Stadion Azadi ini diresmikan langsung pada tanggal 18 Oktober tahun 1971 pada saat Mohammad Reza Pahlavi menjadi Shah terakhir di Iran. Sedangkan pada saat ini, stadion Azadi ini kini milik Esteghlal dan Persepolis.

Stadion Azadi ini bisa dibilang sebagai rumah bagi tim nasional sepak bola Iran. Stadion ini memiliki kapasitas untuk penonton yang sangat banyak yaitu sekitar 100.000 penonton. Terkadang juga stadion Azadi ini menampung lebih dari jumlah penonton maksimum yang ada. Stadion ini bida dibilang merupakan stadion terbesar di Teheran, Iran. Hal ini dikarenakan adanya komplek Olahraga Azadi yang berukuran lebih besar. Fasilitasnya juga sangat lengkap dan mendukung segala jenis olahraga seperti sungai dayung untuk olahragawan pendayung, kemudian pastinya ada lapangan latihan sepak bola, ada juga kolam renang yang dapat digunakan perenang untuk menjalani latihan renang yang ada supaya kemampuan renangnya dapat diukur dan meningkat har demi hari. Lapangan voli dan lapangan futsal juga tersedia di komplek olahraga Azadi ini. Jadi apabila atlet ingin latihan bermain voli dan futsal bisa langsung datang ke komplek olahraga Azadi ini.

Stadion Azadi Stadion Milik TeheranSebelum resmi dinamai stadion Azadi, stadion ini pernah memiliki sejarah penamaan yaitu nama pertama yang digunakan adalah stadion Aryamehr. Kata Aryamehr sendiri memiliki arti “Terang bangsa Arya”. Kemudian setelah negara Iran mengalami revolusi maka digantilah nama stadion ini menjad stadion Azadi. Kata Azadi juga memiliki arti yaitu “kebebasan” menurut bahasa Persia. Stadion Azadi ini termasuk dalam stadion sepak bola terbesar ke 10 dari berbagai stadion yang ada di belahan dunia ini. Stadion Azadi ini dibangun ketika akan menjadi tuan rumah pada perhelatan akbar pada tahun 1974 yaitu acara Asian Games. Kemudian stadion Azadi ini juga sempat menjadi tuan rumah Piala Asia AFC pada tahun 1976. Stadion ini memang menjadi tempat favorit dalam menggelar pertandingan yang besar yang berkelas dunia. Buktinya lagi stadion ini pernah menjadi tuan rumah untuk pertandingan final Liga Champions AFC dalam dua periode sekaligus yaitu pada tahun 1999 dan di tahun 2002.

Stadion Azadi terletak di sebelah barat Teheran tepatnya dekat dengan distrik Ekbatan. Karena letaknya yang berada di tengah – tengah kota maka stadion Azadi ini mudah dijangkau oleh penduduk yang tinggal di kota. Kemudian para pemain poker online yang ingin berkunjung ke stadion ini tidak sulit untuk menjangkaunya juga karena ya memang stadion ini terletak di jantung ibu kota Teheran. Stadion Azadi ini memiliki 2 buah pintu masuk. Pintu masuk pertama ada di sebelah Barat yang terletak di jalan Ferdous. Sedangkan pintu masuk yang kedua ada di sebelah Timur yang terletak di jalan Farhangian. Awalnya stadion Azadi ini dibangun oleh Arme Construction Company dan dirancang oleh Skidmore, Owings and Merrill yang khusus dibangun untuk acara besar yaitu Asian Games ke – 7 pada tahun 1974 yang telah memenuhi standar kriteria Internasional. Lahan seluas 450 Hektar diresmikan di daerah Teheran barat. Stadion Azadi ini menggantikan Stadion Amjadieh sebagai rumah baru bagi tim sepak bola Nasional Iran.

Jatuh Bangun yang Dialami FC Ararat
Uncategorized

Jatuh Bangun yang Dialami FC Ararat

Di setiap pertandingan sepak bola pastinya terbentuk yang namanya Fans Club atau yang biasa dikenal dengan singkatan FC. Sebuah klub sepak bola menaungi beberapa pemain sepak bola yang nantinya akan dilatih dan dibimbing supaya memiliki kemampuan yang mumpuni serta dapat membanggakan nama negara yang dibawanya dalam sebuah pertandingan. Setiap negara pastinya memiliki FC sepak bola yang unggul yang biasanya diikutkan pada pertandingan sepak bola bertaraf Internasional. Salah satu negara yang memiliki Fans Club (FC) yang cukup terkenal adalah FC Ararat Teheran.

FC Ararat Teheran ini merupakan klub sepak bola yang berada di Teheran, Iran. FC Ararat beranggotakan tim sepak bola daspora Armenia yang ada paada daerah Teheran, Iran. FC Ararat Teheran ini bertanding dan bermain dalam mewakili Provinsi Tehran. Ternyata agen bola yang bekerja sama dengan klub sepak bola Ararat ini merupakan klub speakbola multisport Ararat Club yang berada di Iran. Ada peraturan unik yang hanya dimiliki oleh fans club Ararat ini yaitu pesepak bola Ararat harus memiliki warisan dari Armenia.

FC Ararat ini didirikan pada tahun 1944 oleh sekelompok orang Armenia dan Iran. Nama Ararat ini berasal dari nama gunung yang terkenal di daerah Teheran tersebut. FC Ararat ini dijalankan serta dikelola oleh organsasi atletik Armenia dan FC Ararat ini menjadi klub sepakbola yang ada di Iran dengan stadion dan fasilitas pelatihan pribadi yang lengkap serta kualitas yang bagus. FC Ararat ini selalu memberikan pemain yang berbakat serta berkualitas walaupun klub tersebut tak pernah menghasilkan sebuah prestasi yang spektakuler. Hal tersebut sangat didukung oleh masyarakat Iran, baik itu monoritas Armenia di Iran maupun orang non-Armenia Iran.

Pada tahun 1995 sampai dengan tahun 1996, FC Ararat ini bermain di tingkat atas sepakbola Iran di Liga Azadegan. Namun pada saat itu manajemen klub Ararat ini mengalami kemerosotan sehingga klub ini mnejadi kurang baik dan hanya bermain di Divisi 1 dan Divisi 2 pada liga sepak bola Iran. Sampai saat ini, pihak FC Ararat ini hanya mengambil pemain serta staf yang memiliki keturunan dari Armenia saja sehingga kurang menonjolkan keunggulan dari FC Ararat ini. oleh karena itu, keputusan tersebut sempat dibatalkan dan FC Ararat memasukkan orang – orang non – Armenia untuk gabung dalam tim Ararat serta melatih tim tersebut. Di tahun 2005 sampai dengan tahun 2006, FC Ararat ini sempat tampil dalam Liga Azadegan, namun mengalami kegagalan dalam beberpa minggu terakhir di musim tersebut.
Di tahun 2007 sampai dengan tahun 2008, FC Ararat sempat mengalami kemerosotan juga dan terdegradasi ke divisi 3. Namun FC Ararat melakukan strategi lain yang dicetus oleh situs judi online yaitu dengan meningkatkan jumlah tim Divisi 2 menjadi 28 sehingga FC Ararat masih tetap berada dii Divisi 2.

FC Ararat juga pernah mengalami pembubaran klub dikarenakan pemilik FC Ararat tidak mampu membayar upah untuk para pemainnya serta stafnya dan memiliki hutang yang besar. Kemudian pada tanggal 9 Oktober tahun 2014 FC Arrarat dibuka kembali setelah lima tahun sempat dibubarkan.

Kembalinya FC Ararat ini dalam dunia persepakbolaan mampu menjadikan FC Ararat ini bangkit kembali. FC Ararat pernah memenangkan pertandingan persahabatan dengan Esteghlal XI dengan skor 7 – 0 sebagai tanda kembalinya mereka di dunia pesepakbolaan. Hal ini menjadikan FC Ararat menempati Divisi 1 Liga Provinsi Teheran dan sempat juga mengalami kekalahan di pertandngan pertama mereka dengan skor 2 – 1. Namun pada tahun 2015, FC Ararat dipromosikan ke Liga Provinsi Tehran yang diharapkan dapat membawa FC Ararat ke arah yang lebih baik lagi.

Kemajuan dalam Dunia Pesepakbolaan Iran yang Kini Telah Melibatkan Pemain Wanita
Uncategorized

Kemajuan dalam Dunia Pesepakbolaan Iran yang Kini Telah Melibatkan Pemain Wanita

Kesetaraan gender di Tehran, Iran sudah mengalami perkembangan yang baik dan maju dari sebelumnya. Apalagi dalam kasus wanita yang ingin menonton sepak bola. Gianni Infantino selaku Presiden FIFA di Teheran mengatakan bahwa beliau bangga dengan adanya kemajuan Iran dalam bidang keolahragaan. Sekarang wanita yang ada di Iran yang ingin mengikuti sekolah bola dan menjadi pemain sepak bola berjumlah 23.000 pemain. Di FIFA sendiri menurut Gianni Infantino bahwa ada beberapa perwakilan perempuan Iran yang sekarang ada di club FIFA. Gianni Infantino juga merasa bangga dengan kemampuan wanita yang ada di Iran yang menjadi pemain sepak bola. Menurutnya permainan sepak bola yang dilakukan oleh wanita – wanita Iran sangatlah fantastis.

Sebelumnya memang terjadi kesenjangan antara wanita dan laki – laki yang ada di Iran. Para wanita yang menyukai olahraga sepak bola dilarang masuk, menghadiri, bahkan ikut berpartisipasi dalam mendukung tim sepak bola kesayangannya. Pernah terjadi juga penangkapan terhadap 35 wanita yang nekat masuk untuk menerobos stadion sepak bola supaya bisa ikut berpartisipasi dalam mendukung tim sepak bola dari Iran yang seperti diketahui oleh agen judi bola Indonesia. Nah, penangkapan ke – 35 wanita ini membuat munculnya kemarahan oleh berbagai pihak yang menyukai bola juga. Kemarahan ini disebut dengan kemarahan Internasional karena melibatkan masyarakat dunia yang tidak setuju dengan adanya ketidakmerataan Hak Asasi Manusia yang ada di Iran.

Negara Iran memang menjadi salah satu negara yang memiliki aturan ketat terhadap kebebasan warga masyarakatnya. Wanita yang hidup dan menetap di negara Iran harus mengikuti pakaian ketat dan kode perilaku yang sesuai dengan aturan yang berlaku pada saat tampil di depan umum. Bahkan antara pria dan wanita yang ada pada negara Iran tidak dapat mengikuti olahraga secara bersama – sama. Dan aturan yang lebih ketat lagi bahwa penonton pada acara yang melibatkan lawan jenis yang berbeda. Padahal bagi negara – negara lain di luar Iran, menganggap bahwa aturan ini sangatlah sepele. Dan sesuai denga Hak Asasi Manusia bahwa laki – laki dan perempuan itu memiliki kesetaraan dan hak yang sama dan jangan sampai dibeda – bedakan.

Kurangnya Hak Asasi Manusia terhadap Wanita yang Ingin Ikut Menjadi Supporter Sepak Bola di Tehran
Uncategorized

Kurangnya Hak Asasi Manusia terhadap Wanita yang Ingin Ikut Menjadi Supporter Sepak Bola di Tehran

Permasalahan memang sering terjadi dalam berbagai aspek kehidupan salah satunya yang terjadi dalam dunia perepakbolaan. Di beberapa negara terkadang ada aturan yang menurut kita layak – layak saja untuk dilakukan namun di negara tertentu hal tersebut dilarang. Baru – baru ini ada berita menegnai penangkapan 35 orang wanita sebagai penonton serta pendukung dari sepakbola yang ada di Iran.
Iran memang salah satu negara yang memiliki aturan yang sangat ketat terhadap warganya. Sejak adanya revolusi 1979 di Iran, wanita yang tinggal dan menetap di Iran harus berpakain sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku. Tidak hanya itu mereka juga harus berperilaku yang baik yang sesuai dengan kode etik ang berlaku di negara Iran tersebut.

Parahnya lagi ada larangan mengenai bahwa pria dan wanita dilarang mengikuti olahraga pada cabang yang sama. Bahkan pemerintah Iran tega dalam membatasi kesukaan wanita yaitu wanita dilarang menjadi penonton ataupun supporter judi bola pada permainan bola dari lawan jenisnya. Hal ini kalau di negara kita tak ada aturan seperti itu. Semua orang baik itu laki – laki ataupun perempuan, anak – anak ataupun orang dewasa boleh untuk menikmati tontonan olahraga yang banyak diminati ini.

Pemerintahan Iran kurang memberi kebebasan terhadap warganya untuk memilih dan tidak memilih hal – hal yang mereka tidak sukai. Kasus di atas menyebabkan 35 orang wanita nekat untuk masuk ke stadion secara diam – diam supaya tidak ketahuan oleh petugas yang berjaga di stadion tersebut. Namun, teteap saja ke – 35 wanita ini tertangkap oleh petugas dan siap untuk ditahan. Nah pada tanggal1 maret 2013, Presiden FIFA datang ke Teheran untuk menyelesaikan kasus ketidakadilan yang pemerintah Iran lakukan kepada warganya.

Presiden FIFA yang bernama Gianni Infantino berbincang pada wartawan bahwa beliau telah bermusyawarah dengan Rouhani selaku Presiden Iran mengenai rencana pencabutan larangan bahwa perempuan atau wanitaa dilarang untuk menghadiri olaharaga sepak bola yang dimainkan oleh kaum laki – laki.

Pada tanggal 1 Maret, aktivis perempuan menghadiri pertandingan tersebut guna menarik perhatian Presiden FIFA yaitu Gianni Infantino supaya mau membantu dalam mengubah peraturan mengenai dilarangnya perempuan untuk ikut berpartisipasi menjadi supporter bola yang dimainkan oleh pemain laki – laki.

Menurut Presiden FIFA, ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan Hak Asasi Manusia yang menimpa kaum perempuan di Iran yaitu dengan cara pihak FIFA mengkritik, memberikan sanksi, mengutuk, dan memotong hubungan kerja sama. Atau bisa dengan cara lain yaitu pergi menemui Presiden Iran dan mencoba untuk berdiskusi serta meyakinkan pemimpin negara Iran bahwa merak harus memberikan para wanita akses untuk pergi mengunjungi stadion sebagai penonton untuk mendukung sepak bola Iran.

Perkembangan Fans Club Ararat di Daerah Tehran, Iran
Uncategorized

Perkembangan Fans Club Ararat di Daerah Tehran, Iran

Salah satu klub yang ada di wilayah Iran yang cukup terkenal adalah klub FC Ararat. FC Ararat ini merupakan tim sepak bola yang terdiri dari orang – orang Armenia yang berada di daerah Teheran, Iran. FC Ararat ini biasa bermain di Liga Provinsi Tehran.

FC Ararat ini memiliki perkembangan anggota sampai prestasi yang panjang yang pada kesempatan kali ini saya berniat ingin membahas dan mengupas tuntas habis mengenai FC Ararat ini. FC Ararat dibentuk pada tahun 1944 oleh orang – orang dari Armenia – Iran. Penamaan dari FC Ararat ini terinspirasi dari gunung yang tekenal di daerah tersebut yaitu gunung Armenia. FC Ararat ini memiliki stadion serta fasilitas pribadi yang hanay dapat digunakan oleh staff dan anggota dari FC Ararat itu sendiri. Memang, FC Ararat ini tak pernah menorehkan prestasi yang gemilang dalam kancah persepakbolaan. Namun jangan salah, FC Ararat ini mampu mencetak pemain – pemain bola yang berbakat yaang akan mendukung sepak bola di negara Iran.

FC Ararat sempat bermain di tingkat atas dari liga sepakbola yang diadakan pada musin 1995 sampai dengan 1996 di Liga Azadegan. FC Ararat ini juga pernah mengalami kejatuhan dan kemerosotan dikarenakan Manajemen Ararat ini terlilit hutang yang besar yang dirumorkan karena agen sbobet dan tidak mampu untuk membayar hutang yang sudah besar tadi. Hal ini mengakibatkan FC Ararat yang awalnya bermain di Divisi 1 menjadi turun ke Divisi 2 dalam Liga sepak bola di Iran. Manajemen Ararat yang tidak baik ini mengakibatkan adanya pengubahan keputusan yaitu dirombaknya pekerja yang awalnya hanya staff dan pemain Armenia yang boleh masuk dalam keluarga FC Ararat, kini menjadi mengundang beberapa orang – orang non – Armenia untuk ikut bergabung dan melatih tim dari FC Ararat itu sendiri. Perombakan ini memang masih belum menjadi awal yang baik bagi FC Ararat ini, karena saat Ararat mendapatkan tawaran promosi ke Liga Azadegan, FC Ararat ini telah gugur di tengah jalan dikarenakan gagal terlebih dahulu dalam beberapa minggu terakhir musim disana.

Di musin 2007 sampai dengan 2008, prestasi Ararat ini mengalami kemerosotan kembali. Yang awalnya mereka bisa bermain di divisi 2, kini menurun lagi menjadi pindah ke divisi 3. Namun Federasi Sepak Bola Iran mengajukaan strategi yang bisa meningkatkan kualitas sepak bola Iran untuk kembali ke divisi sebelumnya yaitu divisi 2 dengan cara meningkatkan jumlah tim divisi 2 menjadi 28 sehingga FC Ararat masih bisa bertahan di Divisi 2.

Namun, di tahun 2008, Ararat mengalami kemunduran sehingga mengakibatkan FC Ararat ini dibubarkan. Setelah 5 tahun vakum, akhirnya FC Ararat kembali lagi di tahun 2014 dengan bersiap untuk menorehkan prestasi yang lebih gemilang lagi.

Stadion Takhti Teheran: Salah Satu Stadion di Iran yang Menawarkan Banyak Fasilitas Lengkap bagi Atletnya
Uncategorized

Stadion Takhti Teheran: Salah Satu Stadion di Iran yang Menawarkan Banyak Fasilitas Lengkap bagi Atletnya

Stadion Takhti Teheran merupakan salah satu stadion yang terletak di Teheran Timur, Iran. Stadion Takhti Teheran berada di puncak Farah Stadium yang juga menggunakan mahkota Farah sebagai logonya. Grandstands juga menggunakan logo mahkota Farah juga. Sedangkan Stadion Olimpiade Munich juga tak kalah mengikuti menggunakan logo mahkota Farah. Stadion Takhti Teheran ini merupakan stadion yang pertama kali menggunakan sistem kabel dalam hal peliputan pertandingan sepak bola baik provinsi maupun dunia.

Perencanaan pembangunan stadion Takhti Teheran ini berdasarkan rancangan supaya penonton dan supporter sepak bola baik dari warga Iran maupun warga dari luar Iran dapat memasuki dan mengisi stadion melalui berbagai arah, yaitu sisi bagian Barat, Utara, dan sisi Selatan.Pembangunan yang dilakukan menyebabkan adanya penundaan pertandingan sepak bola dan menyebabkan para peserta Tournament melawan matahari yang sangat terik. Oleh karenanya ada solusi yang ditawarkan bahwa kompetisi nasional dapat dilakukan pada malam hari sehingga tidak terlalu mengganggu para peserta tournament.

Dalam tornament dan taruhan bola yang dilaksanakan di Stadion Takhti Teheran ini, ada beberapa cabang olahraga yang diujikan seperti atletik, tenis, dan lomba bersepeda. Kemudian di bagian komplek yang ada di Staadion takhti Teheran ini juga ada olahraga yang memiliki multiguna yang dapat dilakukan seperti latihan binaraga bagi wanita dan pria, bola basket, bola voli, sepak bola, dan senam juga. Pembangunan Stadion Takhti Teheran ini banyak mempertimbangkan pembangunannya seperti tersedianya 35.000 kursi untuk penonton, kemudian ada lapangan sepak bola untuk pertandingan resmi, dan ada juga rumput buatan dengan kualiats terbaik serta adanya kolam renang yang menambah kelengkapan fasilitas yang ada di Stadion Takhti Teheran. Dan bagi anda yang menyukai sauna, maka Stadion Takhti Teheran menyediakan fasilitas ini juga yang dapat dipakai oleh semua peserta tournament yang mengikuti pertandingan olahraga pada saat itu.

Stadion Takhti Teheran ini pernah menjadi tuan rumah dalam diselenggarakannya pertandingan tim nasional sepak bola Iran dan pertandingan semi final Kejuaraan Sepak Bola Asia Tenggra pada tahun 2008. Kemudian yang terbaru yaitu pada tahun 2014 dan 2015, stadion Takhti Teheran ini juga menjadi penyelenggara pertandingan Piala Hazfi.

Ararat: Fans Club Asal Iran yang Hampir Terlupakan
Uncategorized

Ararat: Fans Club Asal Iran yang Hampir Terlupakan

Sepak bola Iran di Tehran yang sering kita dengan adala tim Persepolis dan Esteglal. Sedangkan bagi komunitas yang mencintai adn menyukai Armenia Iran, FC Ararat Tehran merupakan klub yang sangat terkenal di masyarakat. FC Ararat Tehran sendiri berdiri pada tahun 1944 yang didirikan oleh Armenia yang berada ada di Iran. Naman Ararat ini berasal dari gunung yang sangat terkenal di daerah Teheran dengan nama Gunung Armenia. Armenia memang tidak pernah membawa pulang kemenangan atau prestasi terhadap pesepakbolaan Iran, namun Armenia sendiri selalu melahirkan pemain – pemain sepak bola yang hebat dan sampai terkenal seperti Markar Aghajanyan, Andranik Teymourian, dan Andranik Eskandarian.

Aghajanyan sendiri kini telah menjadi anggota staf Tim Melli sebagai asisten pelatih Carlos Queiroz. Dia telah bekerja di tempat tersebut sejak 2011 lalu. Kemudian untuk Teymourian atauyang biasa akrab Ando ini kini menjadi kapten TM pada seratus acara. Ando juga telah berhasil mewakili Iran di tiga turnamen Piala Asia, kemudianPiala Dunia 2006di Jerman, dan yang terakhir Piala Dunia 2014 di Brasil. Sedangkan Andranik Eskandranian pernah mewakili Iran untuk mengikuti Piala Dunia pada tahun 1978 yang diselenggarakan di Argentina pada saat itu beserta agen sbobet yang mendunia. Andranik Eskandranian pun menjadi salah satu tokoh favorit penggemar sebagai anggota New York Cosmos di NASL di Amerika Serikat.

Ararat juga pernah mengalami jatuh bangunnya fans club mereka karena mereka terkendala dengan masalah keuanganyang membuat mereka terdegradasi ke divisi 2 Iran pada tahun 2009. Peristiwa ini adalah saat – saat terberat yang dialami oleh FC Ararat baik itu pemainnya, krunya, sampai dengan orang – orang yang terlibat dalam kepengurusan FC Ararat itu sendiri. bukan hanya orang dalam dari FC Ararat saja yang menganggap bahwa peristiwa di atas merupakan peristiwa paling menyedihkan bagi Ararat, fans atau pendukung setia Ararat pun merasakan kesedihannya juga. Sampai suatusaat FC Ararat kembali bangkit lagi setelah 5 tahun tersungkur dalam jurang masalah yang membelit Ararat. Oleh karena itu, pada tahun 2014 Ararat bangkit dan mulai merintis prestasi baru yang dapat membanggakan warga Iran.

Wanita Iran Sempat Tidak Diperbolehkan Menjadi Supporter Sepak Bola, Kenapa Hal Ini Bisa Terjadi?
Uncategorized

Wanita Iran Sempat Tidak Diperbolehkan Menjadi Supporter Sepak Bola, Kenapa Hal Ini Bisa Terjadi?

Pada tahun 2013 lalu, terjadi sebuah tragedi yang terjadi di Teheran Iran. Tragedi ini berkaitan dengan sepak bola. Pada suatu waktu pemerintahan Iran pernah menangkap 35 penonton atau supporter bola wanita yang menyebabkan masalah ketika pertandingan bola berlangsung. Kemudian di tahun 2013 tersebut datanglah FIFA sebagai organisasi sepak bola dunia yang diharapkan dapat membantu warga masyarakat Iran khususnya wanita untuk bisa juga ikut berpartisipasi dalam mendukung dan menonton acara sepak bola di stadion yang ada di Teheran, Iran.

Kelompok Hak Asasi Manusia yang bertempat di Iran ini mengatakan bahwa komitmen yang sama terhadap akses perempuan untuk menonton sekaligus mendukung sepak bola Iran dilakukan kepada pejabat FIFA saat berkunjung ke Teheran pada tahun 2013. Kemudian para aktivis dari kelompok Hak Asasi Manusia meminta agar perempuan bisa hadir dalam pertandingan di tanggal 1 Maret 2013 supaya dapat menarik perhatian dari pejabat FIFA saat berkunjung dan mendatangi Reuters.

Presiden Iran yang bernama Hassan Rouhani telah memberikan laporan bahwa beliau akan mengizinkan para perempuan di negara Iran untuk dapat menghadiri pertandingan sepak bola yang berlangsung di salah satu stadion yang ada di Teheran, Iran. Kemudian di hari Jumat, Presiden FIFA yang bernama Gianni Infantino sempat mengatakan kepada para wartawan bahwa beliau telah bersepakat dengan Rouhani selaku Presiden Iran dengan membahas rencana pemerintah untuk mencabut larangan lama mengenai hukum perempuan menghadiri dan memberi dukungan terhadap olahraga yang dimainkan oleh para laki – laki. Keduanya bertemu tepat pada tanggal 1 Maret 2013 di Teheran, di hari yang sama saat 35 wanita Iran ditahan dengan alasan 35 wanita tersebut mencoba menyelinap dalam pertandingan Esteqlal VS Persepolis. Dan di saat itu pula acara pertandingan bola tersebut dihadiri oleh Infantino selaku pemain utama sepak bola di Iran.

Infantino juga sempat mengajukan pendapatnya bahwa ia berjanji dan akan berusaha supaya para wanita Iran dapat segera mendapatkan akses dalam menghadiri dan mendukung pemain sepak bola Iran di stadion. Memang negara Iran sendiri memiliki peraturan yang sangat ketat, termasuk wanita dan laki – laki dilarang mengikuti atau menghadiri olahraga yang sama.

Proses Pembangunan Stadion Azadi di Taheran, Iran
Uncategorized

Proses Pembangunan Stadion Azadi di Taheran, Iran

Stadion Azadi merupakan salah satu stadion milik masyarakat Teheran yang terletak di negara Iran. Stadion ini merupakan Stadion terbesar ke – 10 di Dunia. Stadion Azadi ini terletak di sebelah barat Teheran tepatnya di dekat dstrik Ekbatan serta mudah dijangkau dengan masyarakat Teheran yang tinggal di kota. Sedangkan stadion Azadi ini memiliki dua buah pintu masuk yaitu intu masuk sebelah Barat yang terletak di Jalan Ferdous dan pintu masuk sebelah Timur yang berada pada di jalan Farhangian.

Stadion Azadi ini dirancang serta dibangun oleh Arme Construction Company dan Skidmore, Owings and Merril untuk perhelatan Asian Games yang ke – 7 yang diselenggarakan pada tahun 1974 dengan stadion yang memiliki kriteria dan standar Internasional. Lahan yang digunakan untuk membangun stadion yang memiliki ukuran 450 Hektar yang terletak di Teheran bagian Barat. Stadion Azadi ini telah menggantikan Stadion Amjadieh. Selain itu stadion Azadi ini sebagai rumah baru untuk tim sepak bola nasional yang ada di negara Iran.

Stadion Azadi dibangun untuk melengkapi komplek olahraga yang ada di Iran seperti tempat Olimpiade untuk berbagai olahraga, untuk membuat rancangan ketika akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas. Walikota Teheran yang bernama Shah Iran dan Komite Olimpiade pada tahun 1975 mengajukan surat resmi pada pihak IOC. Surat resmi ini diajukan untuk memberitahukan mengenai ketertarikan Iran dalam menyelenggrakan Olimpiade pada Musim Panas pada tahun 1984. Nah, pemberitahuan ini juga mengacu pada pembangunan Stadion yang hanya memerlukan sedikit modifikasi untuk menjadi Stadion Olimpiade Utama. Namun, pada akhir tahun 1970 – an terjaadi kerusuhan dan keributan dalam bidang politik yang menyebabkan gagalnya tawaran di atas sehingga tawaran tersebut dialihkan pada Los Angeles sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Olimpiade pada saat itu.

Para bettor poker online menyatakan bahwa stadion Azadi sempat mengalami beberapa renovasi yang dilakukan. Renovasi yang pertama dilakukan pada tahun 2002 yaitu pada pemasangan kursi yang baru dan lapangan di bangun serta ditanam kembali supaya lebih baik dari lapangan sebelumnya. Proses ini bersamaan dengan adanya pemasangan sistem pemanas yang ada di bawah tanah di stadion Azadi tersebut. Kemudian staff bagian manajemen stadion juga menambahkan kursi yang berada di tingkat atas. Renovasi yang telah dilaksanakan tadi selesai pada tahun 2003. Namun ada pengurangan kapasitas yang awalnya ada 100.000 kursi penonton maka kini menjadi 78.116 kuris penonton saja. Walaupun kapasitas pada stadion Azadi ini memiliki pengurangan kapasitas pada kuris penonton tetapi stadion ini tetap dipenuhi oleh para penonton yang menonton pertandingan sepak bola seperti pertandingan kualifikasi Piala Dunia Iran – Jepang pada tahun 2005. Sedangkan di tahun 2014, televisi jumbotron digantikan dengan papan skor asli. Fitur – fitur terbaru dari stadion Azadi ini menambah kelengkapan dan memenuhi kriteria serta standar Stadion Internasional.

Sejarah Panjang dari Stadion Takhti Teheran
Uncategorized

Sejarah Panjang dari Stadion Takhti Teheran

Sejarah stadion Takhti Teheran yang dimiliki oleh warga Iran memang memiliki sejarah yang cukup panjang. Stadion Takhti Teheran sendiri merupakan salah satu stadion yang berdiri di tanah Iran tepatnya di daerah Tehran. Stadion Takhti Teheran menjadi salah satu stadion kebanggan masyarakat Iran karena merupakan stadion besar kelima yang di bangun di daerah Teheran Timur. Pembangunan stadion Takhti Teheran ini dibangun untuk mendukung terselenggaranya Asian Games yang digelar pada tahun 1974. Stadion Takhti Teheran ini merupakan bagian dari Takhti Sport Complex yang berada di Iran.

Pembangunan Stadion Takhti Teheran ini mengalami kemajuan yang pesat sekitar bulan Juni tahun 1968. Pembangunan ini diselenggarakan dengan bantuan arsitek asal Iran-Italia yang bernama Jahangir Darvishbani yang juga merangkap sebagai penanggung jawab atas terselenggaranya proyek pembangunan Stadion Takhti Teheran tersebut.

Sebelumnya pada tahun 1973, stadionini diresmikan dengan nama Farah Stadium. Mengapa dinamakan sebagai Farah Stadium ? Ya, penamaan Farah Stadium diperuntukkan untuk menghormati Farah Pahlevi yang pada saat itu menjadi mantan permaisuri Iran.

Stadion Takhti Teheran sendiri sempat menjadi stadion paling modern di dunia. Hal ini diungkapkan oleh Jurnal Internasional kerangka Baucn und wohncn saat menerbitkan artikel mengenai Stadion Takhti Teheran. Hal tersebut juga bersamaan dengan dibukanya Stadion Olimpiade Munich yang dibuka pada tahun 1968 yang ditunjuk sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Panas pada tahun 1972.
Sebagai bagian dari Takhti Sport Complex, stadion Takhti Teheran menjadi stadion yang terkenal karena memiliki fasilitas yang sangat lengkap dan menjadi komplek yang terbaik kedua Azadi Sport Complex.

Stadion Takhti Teheran ini juga sering disebut dengan stadion yang multiguna karena memiliki fasilitas yang lengkap termasuk lapangan sepak bola yang memiliki kualitas baik. Sedangkan stadion ini mampu menampung penonton dan supporter bola sebanyak 30.122 orang. Stadion Takhti Teheran ini sempat melakukan renovasi pada bagian lapangan, kursi, dan pemasangan rumput yang baru yang akan membuat para pemain sepak bola Iran dan pemain sepak bola dari luar Iran nyaman dalam menggunakan lapangan yang telah disediakan oleh pihak Iran.